Tags

, , , ,

A story By Mrs. Heo

Cast-Kim Taehyung [BTS] | Heo Eun Soo [OC]

Genre-Romance(?)

Duration-Ficlet

Rating- General

Bet11oqCcAA2sxi.jpg large

prev part

“Eun Soo!”

Lagi-lagi Eun Soo terpaksa menghentikan langkahnya. Ia bersumpah jika sekali lagi Hongbin memanggilnya dengan nada menjijikkan seperti itu, ia akan mengurung laki-laki itu di dalam gudang. Apa masih kurang kebesaran hatinya dengan menunggunya sampai larut malam, membawa tas bahkan buku-bukunya. Kelas tambahan sudah selesai sejak satu jam yang lalu, tapi ia masih terjebak bersama Lee Hongbin. Kalau laki-laki itu bukan teman sekelompoknya dalam tugas biologi ia tidak akan mau repot-repot melakukan semua ini.

“Eun Soo!” Hongbin memanggilnya lagi, kali ini tarikan pada ujung blazer Eun Soo malah semakin keras—membuat Eun Soo semakin jengah.

“Apa lagi sih, apa belum cukup satu jam perenunganmu tadi?” Ia melirik sinis tangan Hongbin yang masih menggantung diblazernya, mengisyaratkan lepas atau mati kau.

“Kurang apa aku sehingga ia berpaling kepada laki-laki lain?”

“Lee Hongbin, kau ini laki-laki. Jangan cengeng begitu.” Setelah pelajaran usai, Eun Soo yang bermaksud mengajak Hongbin pulang bersama malah harus mendengarkan curhatan tentang kekasihnya yang bermain di belakangnya.

“Lihatlah, itu tempat duduk Gyuri!” Hongbin menunjuk meja di deretan nomor dua di kelas siswa regular yang saat ini mereka lewati.

Eun Soo benar-benar kesal sekarang. Sepanjang perjalanan laki-laki itu terus merengek tidak jelas, ia yang jalan di depan harus selalu menghentikan langkahnya berkali-kali karena Hongbin terus-terusan menarik seragamnya untuk sekedar melihatnya mendramatisir situasi. “Makanya, jangan berpacaran dengan gadis seperti itu. Siswa semacam mereka hanya akan memanfaatkan kepandaianmu.” Ia tidak peduli jika Hongbin merasa tersinggung, memang begitu kenyataannya. Memangnya gadis pesolek seperti Gyuri mendekati laki-laki pintar seperti Hongbin untuk apalagi kalau bukan dimanfaatkan sebagai jawaban tugas berjalan. “Tubuhmu saja yang besar, tapi cengeng begini.” Dengus Eun Soo.

“Apa aku kurang tampan?” Rengek Hongbin lagi.

“Makanya jangan bergaul dengan anak-anak otak udang seperti itu.” Hilang sudah kesabarannya, tidak perlu lagi menjaga perasaan Hongbin toh jam segini siapa lagi yang masih berkeliaran di sekolah selain orang-orang kurang kerjaan seperti mereka jadi tidak perlu khawatir ada siswa regular yang mendengar kata-kata pedasnya.

Eun Soo tidak tahu bahwa tepat di sebelah kelas Gyuri masih ada Taehyung di sana. Mendengarnya, bagian jangan bergaul dengan anak-anak otak udang. Awalnya Taehyung penasaran siapa yang masih berkeliaran di jam segini dan terus memperhatikan dua orang yang semakin mendekat ke arahnya. Seleranya langsung hilang saat mendengar bagian otak udang. Tentu saja para siswa kelas khusus yang cukup terkenal dengan arogansinya. Siapa lagi yang bisa dengan mudahnya bicara dengan nada merendahkan seperti itu kecuali orang-orang dengan kapasitas otak kelas khusus. Setelah kedua orang itu semakin mendekat, Taehyung baru sadar bahwa itu adalah senior yang beberapa hari lalu jatuh di hadapannya.

“Ayo kita pulang!” Yoongi menepuk pundak Taehyung. Mereka baru selesai latihan basket dan ada barangnya yang tertinggal di kelas.

Taehyung baru saja akan menyahut saat Yoongi menyapa senior yang lagi-lagi seperti tidak pernah menyadari keberadaannya.

“Eun Soo, kau baru pulang? Kelas tambahan lagi ya?” Sapa Yoongi ramah.

Eun Soo menoleh.

Degg

Ada Taehyung di sana. Ia yakin dengan populasi mereka yang hanya berempat di tengah malam seperti ini membuat Taehyung bisa mendengar semua ucapannya sejak di depan kelas Gyuri. Ya Tuhan! Berotak udang, Eun Soo mendadak pusing membayangkan Taehyung mendengar ketika ia mengatakan jangan bergaul dengan anak-anak berotak udang. Ia takut Taehyung tersinggung. Mereka memang tidak saling mengenal tapi tetap saja kata-kata seperti itu sangatlah kejam.

“Mau pulang bersama?” Yoongi tidak ambil pusing tidak ada tanggapan dari Eun Soo. Toh, dia hanya basa-basi, sekedar sapaan untuk teman lama.

“Kau belum pulang?” Eun Soo malah balas bertanya.

Yoongi terkekeh, menggaruk tengkuknya. “Latihan basket.”

Eun Soo hanya membulatkan bibirnya, berusaha mati-matian tidak melirik Taehyung yang berdiri tepat di samping Yoongi.

“Kami pulang duluan ya!” Eun Soo menarik Hongbin yang hanya diam di belakangnya. “Hati-hati Yoongi!”

“Kau mengenalnya hyung?”

“Eoh, dia teman satu sekolahku saat SMP.” Yoongi merangkul Taehyung dan berjalan pelan.

“Berteman dengan gadis jenius seperti itu—“

Yoonggi buru-buru memotong ucapan Taehyung. “Kami bukan teman. Hanya sekedar saling mengetahui nama.”

“Eoh, syukurlah. Sepertinya dia gadis yang sombong.”

Advertisements